Senin, 14 November 2011

Rancangan Masalah Gempa Bumi


I. Spesifik/ Latar Belakang


      Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumiakibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa bumi diukur dengan menggunakan alatSeismometer. moment magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa bumi terjadi untuk seluruh dunia.skala rickter adalah skala yang di laporkan oleh observatorium seismologi nasional yang di ukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besar nya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa. Gempa bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9, meskipun tidak ada batasan besarnya. Gempa bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 (per Maret 2011), dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai. Intensitas getaran diukur pada modifikasi Skala Mercalli .





II. Fakta Kejadian Dari Media


Rumah penduduk yang rusak akibat gempabumi


Bangunan yang rusak akibat gempabumi
Jalanan yang rusak akibat gempabumi



Gempa Hebat Sebesar 5,5 Skala Ritcher Guncang Sukabumi

-Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya.
Informasi yang dihimpun ANTARA News dari Badan Meteorologi, Klimatolotgi dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut WIB, 7.52 LS,106.43 BT, 86 km Barat Daya Sukabumi dengan kedalaman 30 Km, namun gempa tersebut tidak berpotensi gelombang pasang atau tsunami.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Perry A Furqon gempa yang terjadi pada pukul 15.23 WIB dengan kekuatan 5,5 SR pihaknya belum mendapatkan laporan adanya kerusakan, tetapi dari informasi, gempa tersebut cukup terasa hampir di seluruh daerah.
“Kami masih melakukan peninjauan dan memantau perkembangan tapi sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya kerusakan,” kata Perry kepada ANTARA News, Minggu.
Rojab Asy, warga Kecamatan Warungkiara, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengatakan warga berhamburan ke luar rumah saat gempa.
“Gempa terasa cukup kencang dan sempat membuat panik warga sekitar, bahkan yang berkendaraan pun khususnya sepeda motor berhenti dahulu,” katanya


III. Penanganan Masalah



  • Prefentif 
Hal yang dapat dilakukan saat terjadi Gempa Bumi salah satunya adalah:
 Bila berada didalam rumah:
  • Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur.
  • Bila tidak ada, lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya.
  • Jauhi rak buku, lemari dan jendela kaca.
  • Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dsb.
Bila berada di luar ruangan:
  • Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi, dsb.
  • Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.
  • Jauhi rak-rak dan jendela kaca.
Bila berada di dalam ruangan umum:
  • Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.
  • Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak, lemari dan jendela kaca dsb.
Bila sedang mengendarai kendaraan:
  • Segera hentikan di tempat yang terbuka.
  • Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyeberangan.
Bila sedang berada di pusat perbelanjaanbioskop, dan lantai dasar mall:
  • Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan
  • Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam
Bila sedang berada di dalam lift:
  • Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Lebih baik menggunakan tangga darurat
  • Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol
  • Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah
  • Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia
Bila sedang berada di dalam kereta api:
  • Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak
  • Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta
  • Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan
Bila sedang berada di gunung/pantai:
  • Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman.
  • Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

  • Curatif
Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang yang memderita luka luka kecil. Selain itu segera mengevakuai tempat kejadian apabila masih ada korban yang terjebak.
  • Rehabilitatif 
Saat terjadi gempabumi besar tentu saja umunya bangunan dan lingkungan ditempat kejadian menjadi porak poranda. maka dari itu sebaiknya cepat untuk mengadakan pembangunan daerah kembali dan juga memperbaiki sarana sarana yang rusak saat terjadi gempabumi
  • Promotif
agar tidak terjadi kembali bencana yang sama ada baiknya dalam hal pembangunan kembali lebih ditingkatkan kenyamanan dan pertahanannya terhadap bencana alam terutama gempabumi. selain itu agar dapat membuat penduduk menjadi tidak khawatir akan terjadinya bencana yang sama.

0 komentar:

Poskan Komentar